Tag Archives: cerpen

  • Prasangka Buruk Cao Cao

    Posted on March 27, 2017 by alhurriyyah in Pena Muslim, Sastra.

         Sebuah cerita dikisahkan dari Tiongkok tentang seorang zalim bernama Cao Cao, pendiri negara Wei. Kejahatan Cao Cao menjadi duri kepemimpinan raja-raja bijaksana pada masanya. Cao Cao menjadi tokoh antagonis meski akhirnya ia dan pasukannya hancur secara tragis di Karang Merah, sungai Yang Tze.      Jauh pada hari-hari sebelum Cao Cao menjadi penguasa licik, ia […]

    Post Tagged with ,
    Continue Reading...
    No Comments.
  • Tanah yang Tak Dirindukan

    Posted on February 24, 2017 by alhurriyyah in Cerpen Islami, Hikmah, Pena Muslim, Sastra.

    Oleh : Faishal Hanin     Malam ini langit terlihat cerah. Bintang-bintang bertebaran di angkasa, menghiasi langit malam yang gelap gulita. Bulan menampakkan sinar lembutnya menambah keindahan malam. Jarang sekali malam terlihat begitu tenang, tanpa ada suara dentuman bom dan misil yang biasanya hampir setiap menit terdengar. Aku begitu menikmati suasana tenang ini. Ah, kapan suasana […]

    Continue Reading...
    No Comments.
  • Sengketa Hati Ustadzah Maemunah

    Posted on April 23, 2016 by alhurriyyah in Pena Muslim, Sastra.

         Nadira khawatir dengan sang ustadzah, berkali-kali ia menyeka air matanya yang mengalir namun tak juga berhenti. Akan tetapi satu yang sangat ia khawatirkan. Dirinya sendiri. Apakah ia akan menanggalkan jilbab besar yang telah susah payah ia perjuangkan dan pakaian syar’i yang ia perjuangkan susah payah dari amukan keluarga. Ustadzah Maemunah telah berhasil menyejukkan […]

    Post Tagged with ,
    Continue Reading...
    No Comments.
  • Joko

    Posted on April 22, 2016 by alhurriyyah in Pena Muslim, Sastra.

    “Bos! Tolong ceitakan siapa Joko sebenarnya? Kenapa Ia sampai kau pasang fotonya di atas meja kerjamu?” Tanya sekretaris yang sedang duduk sofa. “Aku memajangnya karena dialah yang membuatku berubah, Shan.” “Aku tidak mengerti.” “Ceritanya panjang.” “Tak apa, aku telah mengerjakan tugas-tugas darimu, belum ada tugas lagi darimu. Jadi aku cukup bebas.” “Oke.” “Aku terlahir di […]

    Post Tagged with ,
    Continue Reading...
    No Comments.