• Rangkuman Materi Muda Berdaya “Smart Moslem Generation”

    1520753792010[1] 1520753793759[1] 1520753794949[1]

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

    Talkshow

    1. Agra Putra P (MAPRES IPB 2018)

    Proses Agra menjadi seorang MAPRES, saat masih semester satu ia dikenal sebagai mahasiswa kupu-kupu, di semester  dua ia menjadi panitia MPKMB, di semester empat dan lima ia baru mengikuti beberapa lomba dan menjadi juara, di semester enam barulah ia menjadi MAPRES 2018. Kunci sukses menurut Agra diantaranya niat, hardwork, superteam not a superman, dan kegagalan.

    1. Amar Qadafi (Direktur FORCES 2018)

    Tujuannya dalam berprestasi adalah ingin menjadi orang yang tidak biasa maka caranya adalah dengan melakukan semua hal positif. Dala menulis karya tulis ilmiah hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya Brainstorming IDEA, Pematangan Idea, Konsultasi Idea, dan Eksekusi IDEA.

    Tips saat melakasankan persentasi lomba yang pertama adalah hafal dan faham, lalu kuasai materi dengan baik, humble kepada audiens, sopan dan kenali juri. Pengalaman yang didapat dengan mengikuti lomba diantaranya  mendapatkan jaringan, wawasan, melatih keberanian,  serta memliki track record positif dan menginspirasi.

    Salah satu alasan Amar mengikuti lomba adalah harus bisa menginspirasi orang lain. Maka dari itu beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menuai  prestasi adalah learn more, create timeline, menghilangkan yang namanya giving up, percaya diri dan keep your motivation.

    1. Apip Nurdin (Founder PROPELAN)

    Kita harus bisa menjadi sosok yang bisa merubah dunia. Menjadi sosok dalam perubahan tersebut  tak luput dari beberapa proses yaitu karena sebuah kegelisahan, think (memikirkan sesuatu), Action, pray, share, dan thanks.

     Pertanyaan

    1. Apa motivasi pembicara untuk berpertasi?
    • Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kuliah di IPB
    • Tidak mau jadi orang yang biasa-biasa saja
    • Bermanfaat bagi orang lain
    • Dapat berbagi
    • Ingin menjadikan generasi selanjutnya lebih baik
    • Ingin membuktikan bahwa orang hebat tidak hanya membual tapi memuktikan bualannya
    1. Bagaimana cara management waktu yang baik?
    • Kurangi waktu tidur
    • Melakukan kegiatan yang produktif
    • Boleh main-main tapi harus hal yang berguna
    • Kurangi nongkrong-nongkrong
    • Buat skala prioritas
    • Kurangi melihat waktu, mulai memprediksikannya
    1. Apa yang dilakukan jika sedang futur?
    • Cerita ke orang terpercaya
    • Cerita kepada guru
    • Beharap hanya kepada Allah
    • Kenali diri sendiri dan lakukan hal yang disukai

    MATERI

    Menjadi Mahasiswa Muslim Prestatif (Ust. Anuraga Jayanegara – Founder FORCES)

    Menjadi mahasiswa biasa atau luar biasa adalah pilihan, sebab dalam sehari setiap dari kita memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam. Kita memiliki modal yang sama tetapi hasilnya berbeda. Mengapa demikian? Kita memiliki investasi yang berbeda sesuai dengan motivasi. Ada yang investasi nya positif, ia berhasil melakukan berbagai kegiatan yang positif dan produktif, sedangkan orang yang memiliki investasi negatif, ia banyak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat sehingga hasil yang didapat juga sangat jauh berbeda.

    Aktivitas organisasi sejatinya dapat menjadi penghambat atau pendorong prestasi. Kebanyakan orang-orang memiliki pradigma bahwa orang yang aktiv berorganisasi memiliki prestasi yang kurang baik atau biasa-biasa saja. Tapi nyatanya prestasi itu sendiri tidak hanya dalam bentuk kejuaran, tapi prestasi yang didapat dari berorganisasi adalah softskill yang kita miliki. Beberapa karakterisitik lulusan IPB yang dicari setelah lulus adalah mereka yang empunyai softskill yang baik seperti kemampuan berorganisasi, public speaking yang baik, management waktu yang baik dsb.

    Hal-hal yang harus diwaspadai untuk menjadi orang yang prestatif diantaranya obrolan yang sia-sia, acara TV & radio, hobi tiada arti, keisengan dan kesenagan tiada arti, lamunan sia-sia, hati yang kotor. Beberapa cara agar menjadi orang yang prestatif adalah berpikir positif, senang bersaing, elastis dan mudah berpestasi, mengenal medan, working smart, mengubah kesulitan menjadi peluang, win & win concept vs menang-kalah, menang dsb.

    Kiat menjadi prestatif:

    1. Kiat mental
    • Visualisasikan tujuan
    • Cari manfaat dari melakukan suatu perbuatan
    • Baca kisah orang-orang sukses
    • Investaris prestasi di masa lampau
    • Anggap kegagalan jalan menuju sukses
    1. Kiat spiritual
    • Baca Al-Quran
    • Sholat tahajjud
    • Jauhi maksiat
    • Baca sejarah hidup dan perjuangan para nabi
    1. Kiat emosional
    • Lakukan pekerjaan yang disenangi
    • Nyanyi lagu pembangkit semangat
    • Nonton film
    • Refreshing
    • Menangis
    1. Kiat fisik
    • Olahraga
    • Perhatikan penampilan
    • Istirahat yang cukup
    • Makan makanan bergizi
    • Jauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan

    Pertanyaan

    1. Bagaimana memanagement waktu yang baik?

    Konsepya harus seimbang, salah satu kunci prestasi adalah bangun sebelum subuh

    1. Bagaimana menjadi muslimah berprestasi ketika banyak keterbatasan?

    Q.S At-Taubah ayat 71 (dijelaskan secara general)

    Seorang perempuan berpendidikan tinggi akan melahirkan generasi-generasi hebat.

Leave a Reply