• KEMBALI, MAKAM IZZUDDIN AL-QASSAM MENJADI TARGET PEMBONGKARAN ZIONIS ‘ISRAEL’

    MEDIA ALHURRIYYAH – Keluarga Asy-Syahid Syaikh Izzuddin Al-Qassam memperingatkan adanya usaha pembongkaran makam Al-Qassam di Balad Syaikh, Haifa. Hal ini terjadi setelah ‘Israel’ melegalisasi pengosongan dan pembongkaran lokasi pemakaman Al-Qassam kepada perusahaan dagang ‘Israel’.

    Keterangan yang sama diberikan oleh Ibtihal Al-Qassam, cucu dari Izzuddin Al-Qassam. Ia mengatakan pada Shehab Agency yang dilansir oleh sahabat al-aqsha bahwa telah ditemukan galian yang mengarah ke makam kakeknya di kompleks pemakaman. Kejadian ini seiring dengan pernyataan perusahaan dagang tersebut bahwa mereka telah membeli tanah di kompleks pemakaman ini dari Badan Pertahanan ‘Israel’ sekitar 50 tahun yang lalu.

    “Saat melakukan ziarah ke pemakaman, beberapa keluarga syuhada yang dimakamkan di pemakaman itu menemukan galian baru sedalam empat meter di dekat kuburan dan ditutupi dengan kain. Itu menjadi titik galian awal penggalian makam Al-Qassam yang jaraknya hanya sekitar 15 meter dari galian tersebut,” ungkapnya.

    Dia menekankan bahwa penjajah berusaha membenarkan tindakan tersebut dengan undang-undang. Baginya, usaha yang dilakukan oleh pemerintah ‘Israel’ hanyalah bertujuan untuk menghapus warisan dan menghilangkan simbol yang telah tertanam dalam diri rakyat Palestina dengan adanya pemakaman tersebut. Ia juga mengatakan bahwa selain mencoba melakukan advokasi melalui hukum, rakyat Palestina khususnya yang berada di Haifa juga berbondong-bondong turut membantu menjaga eksistensi pemakaman tersebut.

    Pemakaman Al-Qassam memang telah menjadi objek pembongkaran sejak beberapa dekade terakhir. Salah satu sebab dari usaha ini ialah adanya makam Izzuddin Al-Qassam yang telah menjadi ikon perjuangan bagi rakyat Palestina di dalamnya. Pemakaman ini juga menjadi pemakaman terbesar di Palestina yang menampung syuhada yang syahid di daerah Haifa sampai Nakba dari tahun 1936 hingga saat ini. (Andi Fikri)

    Post Tagged with ,

Leave a Reply