• Empat Skill Generasi Muslim

    a       Keahlian atau skill, sangat dibutuhkan dalam era modern seperti sekarang ini. Sebagai generasi muda Islam, skill atau kemampuan diri wajib dimiliki dalam rangka menghadapi perubahan zaman. Kita harus membekali diri dengan kemampuan dasar dan kemampuan spesifik agar tidak tertinggal dengan teman atau sahabat kita. Kemampuan diri juga harus dilandasi dengan keimanan yang kuat kepada Allah SWT agar setiap usaha yang kita lakukan bermanfaat dan kita tidak terjerumus ke jurang kesombongan.

         Ada setidaknya empat kemampuan dasar yang harus dimiliki generasi muda Islam di zaman modern ini. Pertama, mampuan berpikir kritis. Berpikir kritis maksudnya tidak menerima suatu keadaan begitu saja, tetapi harus mencari sebab, asal, ataupun sumber dari keadaan tersebut. Berpikir kritis juga dapat diartikan sebagai bersikap selektif. Selektif ialah mempertimbangkan sesuatu secara matang sebelum memutuskan atau mengambil tindakan. Selektif di sini dapat juga berarti mampu memilih mana yang baik dan mana yang buruk, ataupun mampu membedakan antara yang benar dan yang salah. Berpikir kritis dapat membuat permasalahan yang belum terungkap menjadi terlihat pemecahannya. Sebagai generasi muslim, kita harus berpikir kritis dalam rangka menemukan penyelesaian dari setiap masalah yang muncul di sekitar kita.

         Kedua, kemampuan berkomunikasi. Komunikasi sangat penting dalam hidup kita. Setiap dakwah ataupun pesan-pesan kebaikan yang kita sampaikan, juga merupakan bentuk komunikasi. Komunikasi  memegang peranan penting dalam keberhasilan dakwah yang kita lakukan. Dengan komunikasi yang baik dan benar, para target dakwah akan mudah memahami nilai-nilai keislaman yang kita sampaikan. Selain itu, komunikasi adalah bekal bagi kita dalam rangka hidup bermasyarakat. Kita mampu hidup di tengah masyarakat yang memiliki perbedaan dengan kita apabila kita memiliki komunikasi dan hubungan yang baik dengan mereka.

         Ketiga, kemampuan bersikap kreatif. Kreatif adalah mampu berpikir tidak biasa, memunculkan suatu konsep baru, dan memaksimalkan potensi diri dengan keterbatasan yang dimiliki. Dengan sikap kreatif, ide-ide segar, berani, dan cerdas akan mengalir dalam pikiran generasi muslim. Berbagai tantangan hidup pun bisa dihadapi tanpa rasa putus asa. Adanya sikap kreatif ini memacu kita untuk selalu percaya diri dalam berdakwah. Kreativitas juga akan membawa banyak manfaat baru yang sebelumnya tak pernah begitu dirasakan, lalu manfaat baru tersebut dapat diwujudkan melalui karya nyata. Hal itu dapat juga disebut sebagai suatu inovasi. Ya, inovasi dalam berdakwah salah satunya. Dengan sikap kreatif ini, kita mampu menciptakan peluang di tengah kemungkinan yang sulit dan sempit.

         Keempat, kemampuan berkolaborasi. Hidup kita sangat tergantung dengan orang lain. Manusia tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Manusia harus bekerja sama dalam mencapai tujuan. Begitu pula dalam berdakwah. Dakwah ini sungguh beban yang berat apabila dilakukan oleh seorang diri, sehingga akan lebih mudah jika kita berdakwah dalam jama‘ah atau secara bersama-sama. Pendakwah atau da‘i harus mampu bekerja sama atau berkolaborasi dengan berbagai pihak sehingga dakwah yang dilakukan semakin massive dan luas. Oleh karena itu, kita pun harus selalu mengingat bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya dicapai oleh diri kita sendiri, tetapi juga karena adanya rekan-rekan kita dan tentu saja pertolongan Allah SWT.

         Itulah empat skill atau kemampuan dasar yang harus dimiliki generasi muslim, khususnya dalam rangka berdakwah. Membangun dan melatih keempat kemampuan tersebut tentunya membutuhkan proses dan pengalaman. Oleh karena  itu, mari meniatkan dan meng-azzam- kam diri dari sekarang untuk memiliki dan menguasai keempat skill tersebut dalam rangka memperluas cakupan kebermanfaatan kita bagi umat dan dunia. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan bagi kita dalam melewati jalan dakwah ini dan menolong agama-Nya.

    Aamiin yaa Rabbal ‘Alamiin.

    -ARP-

    Post Tagged with

Leave a Reply