• HTA Ala SERUM-G: Everytime and Everywhere

    Dokumentasi Pembagian Hijab

    Media Alhurriyyah, Bogor – Dalam menyambut Hari Tutup Aurat (HTA) yang jatuh pada hari ahad, 14 Februari 2016, Serum-G (Lembaga Dakwah Fakultas MIPA IPB –red) mempunyai cara unik. Selain mengumpulkan jilbab, rok, gamis, dan sticker, mereka juga membuat bros cantik yang berasal dari jilbab-jilbab yang sudah tidak layak pakai. Ide ini muncul akibat minimnya anggaran yang dimiliki serta tidak tersedianya bahan-bahan layak pakai meski telah menjelang H-3 HTA. Alhasil, jilbab-jilbab sortiran yang sudah tidak layak pakai menjadi pilihan untuk membuat bros cantik yang dijadikan sebagai amunisi Serum-G untuk HTA tahun ini.

    Meskipun HTA hanya berlangsung selama sehari, namun sebenarnya tujuan dari HTA itu sendiri adalah untuk menyuarakan pentingnya kewajiban menutup aurat bagi kaum muslimin. Dalam HTA ini disampaikan bahwa kewajiban menutup aurat itu bukanlah sehari atau dua hari namun everytime and everywhere yakni kapanpun dan di manapun. Sehingga kegiatan ini menjadi moment yang tepat sebagai reminder bagi kaum muslimin untuk menutup aurat secara syar’I serta sebagai wasilah (red: media) untuk berhijrah ke arah yang lebih baik (red: menutup aurat secara syar’i).

    Namun sayangnya, kebanyakan umat muslim justru berpikir bahwa kewajiban menutup aurat hanya diperuntukan kepada mereka yang rajin beribadah, alim, sholih/sholihah, ataupun kalem. Padahal sebenarnya kewajiban menutup aurat ini diperuntukkan kepada setiap muslim yang mengaku dirinya beragama Islam.

    “Dengan HTA kami berbagi, bersilaturahmi, dan menebar manfaat. Semoga kedepannya HTA menjadi jauh lebih baik dan tetap menebar kebaikan.” Ujar Rahma salah satu panitia dari Serum-G. Rahma juga berpendapat bahwa HTA perlu diadakan setiap tahun karena merupakan kegiatan yang baik dengan niat dan tujuan yang baik pula. (Nasiba/Andi Fikri)

Leave a Reply