• IBARAT NAFSU

    khazanah-memerangi-hawa-nafsu-388-lSepeda motor ibarat hawa nafsu. Bisa berjalan cepat, bisa juga lambat, tergantung yang mengendalikan. Terkadang ketika berjalan, ia menemui rambu yang mengarahkan. Namun, tak jarang godaan datang. Kadang dari depan, samping, maupun belakang. Rumit. Tak jarang godaan berubah menjadi hal yang menarik. Menerobos rambu lalu lintas, menyalip dari kiri jalan, atau bahkan memotong sembarangan. Setiap pelanggaran terkadang menjanjikan singkatnya waktu tempuh atau jarak yang semakin pendek. Namun terkadang pengendara lupa akan bahaya yang mengintainya. Mencelakakan dirinya sendiri juga orang lain. Begitu pula cara nafsu bekerja.

    Ibarat motor, nafsu juga memiliki rem yang digunakan untuk memperlambat bahkan menghentikan laju. Jika untuk menghentikan motor kita perlu menarik atau menginjak tuas, maka bagi nafsu, diri kitalah yang berfungsi sebagai pedal ataupun tuas. Menahan diri untuk menjamah yang diminati oleh nafsu agar tak berlebihan. Menundukkan pandangan ketika bertemu yang tak halal, menahan gerakan tangan agar tak menjamah yang bukan haknya, juga puasa untuk mengistirahatkan keseluruhannya. Maka, begitu indah nafsu yang terkontrol. Menenangkan lagi menyenangkan, ibarat mengendarai motor sesuai dengan aturan dan fungsinya.

    Motor dan nafsu memiliki sistem kerja yang sama. Andai saja kita tak dapat mengendalikannya dengan baik atau menggunakannya seenak hati, mungkin perjalanan kita akan berakhir dengan kedukaan. Bukan hanya bagi diri kita pribadi, akan tetapi juga orang lain. So, be careful.

    (LAY/AF)

    Post Tagged with ,

Leave a Reply