• Hari Pertama di Asrama

    IMG-20150204-WA0008Menjadi mahasiswa baru merupakan suatu kebanggaan. Bagaimana tidak, berbagai ujian dan tes telah dilalui untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Pendalaman materi untuk tes dan mencari informasi dari berbagai sumber merupakan hal yang kulakukan selama kurang lebih satu setengah bulan. Alhamdulillah, sekarang aku telah menjadi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), salah satu kampus terbaik di Indonesia. Sebelumnya, aku tidak pernah berpikir untuk masuk IPB. Pertama kali aku tertarik dengan IPB adalah ketika aku mengikuti seleksi beasiswa dari Kementrian Agama pada bulan Maret 2015. Pada saat itu, aku memilih jurusan manajemen sumberdaya lahan. Jurusan itu menjadi satu-satunya pilihanku dalam seleksi tersebut. Namun, aku belum berhasil untuk tes tersebut. Aku berhasil masuk IPB jurusan manajemen sumberdaya lahan melalui jalur SBMPTN.

    Selama satu tahun pertama, mahasiswa baru IPB diwajibkan tinggal di asrama. Asrama terletak di belakang kampus yang di sekitarnya banyak pepohonan. Suasananya tenang dan tidak terlalu panas. Menurutku, tinggal di asrama adalah hal yang menyenangkan. Aku bisa bertemu dengan teman-teman dari seluruh daerah di Indonesia. Aku juga dapat berbagi pengalaman dan informasi kepada teman-temanku.  Selain itu, di asrama aku bisa membantu temanku yang kesulitan dan bekerja sama dalam menyelesaikan masalah. Mahasiswa baru yang masuk melalui jalur undangan atau SNMPTN, lebih dahulu tinggal di asrama daripada mahasiswa baru yang masuk melalui jalur tulis atau SBMPTN. Aku tinggal di kamar 49 lorong 5 gedung C1.

    Hari pertama di asrama, aku masih belum beradaptasi dengan suasana di lorong. Teman-temanku yang lebih dahulu tinggal di asrama terlihat sangat akrab. Aku merasa seperti dipinggirkan dan tidak akrab dengan yang lainnya. Aku hanya melihat apa yang mereka lakukan dan belum berani untuk menyapa mereka. Ketika mereka berangkat untuk kuliah matrikulasi, suasana lorong menjadi sangat sepi. Saat itu aku belum tahu ke mana mereka pergi. Aku hanya merapikan barang-barangku di lemari dan membersihkan kamarku yang masih berantakan.

    Hari berikutnya, aku mulai dekat dengan mereka. Aku ikut bersama mereka ketika mencari makan. Kemudian, makan bersama di lorong. Aku mulai berkenalan dengan masing-masing penghuni kamar. Ternyata banyak teman-temanku yang masih asing dengan suasana asrama. Mereka baru datang di asrama kemarin, dan belum merasa nyaman tinggal di asrama.

    Setelah seminggu tinggal di asrama, aku sudah nyaman dengan suasana asrama. Aku telah mengenal semua temanku di lorong. Selain itu, aku telah mengunjungi kamar teman-temanku. Aku merasa akrab dengan mereka dan menjadi salah satu bagian dari mereka.  Namun, ada satu hal yang membuatku penasaran. Setiap sore, mereka pergi untuk kumpul cakra. Aku bertanya-tanya apa itu cakra. Ternyata, cakra adalah kelompok untuk MPKMB. MPKMB adalah acara pengenalan kampus bagi mahasiswa baru. Dalam satu kelompok besar atau cakra, terdiri dari mahasiswa baru yang berbeda jurusan, fakultas, dan asrama. Ada lima cakra untuk MPKMB tahun 2015. Selama kumpul, mereka membahas persiapan kelompok mereka untuk acara MPKMB. Ketika pertama kali datang ke asrama, aku belum mengetahui kelompokku. Pembagian kelompok untuk mahasiswa jalur tulis diumumkan beberapa hari sebelum MPKMB. Aku bingung dan belum paham apa saja yang harus disiapkan untuk acara tersebut.

    Setelah bertanya dengan temanku, banyak hal yang harus dipersiapkan. Ada yang bersifat individu dan ada yang bersifat kelompok. Hal yang bersifat individu seperti menyiapkan name tag dan buku tugas. Sementara hal yang bersifat kelompok yaitu jargon dan yel-yel yang harus diketahui oleh setiap anggota kelompok. Selain itu, ada beberapa persyaratan atau SOP yang harus diketahui dan ditaati bagi setiap peserta. Alhamdulillah aku bisa menyiapkan segalanya dengan baik.

    Itulah kisah pertamaku di asrama. kuncinya adalah pandai bergaul dan saling membantu dengan teman satu lorong. Insyaallah, kita akan mudah beradaptasi dengan lingkungan asrama dan teman-teman dari daerah yang berbeda di Indonesia.

    (ARP/AF)

    Post Tagged with

Leave a Reply