• Yang sudah jelas Haram, mengapa dihalalkan?

    Assalammualaykum wr.wb,

    sahabat Al-Hurriyyah yang di rahmati oleh Allah SWT…

    Sudah berapa minggu dari kajian ‘pacaran’ kita minggu kemarin? Hehm… lumayan lama ya? 😉

    Lantas bagaimana kajian dengan satu masalah ini yang tidak ada habis-habisnya ini sobat? Oh iya, kali ini kita akan mengkaji lagi pokok bahasan yang sempat tersendat beberapa minggu lalu (afwan ya… :))

    Baiklah, melanjutkan pokok bahasan tentang dampak negatif dari pacaran, berikut akan di ceritakan serta diulas kembali dampak-dampak negatif dari pacaran. Penasaran… oke simak berita ini selengkapnya ! 😉

    3. Konsentrasi terbagi dan sulit fokus

    Saya pernah bertanya pada seorang teman semasa SMA. Waktu itu, teman saya (perempuan) sedang menjalin hubungan dekat (pacaran) dengan teman satu angkatan kami juga. Lumayan lama mereka menjalin hubungan. Suka dukanya tentu sudah banyak sekali bukan? Bagaimana tidak banyak karena waktu yang begitu panjang kira-kira empat tahun mereka gunakan untuk memadu kasih. Ada satu hal menarik dari teman saya ini. Suatu hari, dia pernah bercerita kepadaku bahwa dia merasa jenuh dengan hubungan yang begitu panjang ini. Dia merasa ingin menghentikan hubungan tersebut karna menurutnya pacaran itu sama sekali tiada membawa manfaat. Sewaktu SMP, ia selalu masuk tiga besar di kelas dan juara umum di sekolah. Tetapi semenjak dia menginjak kelas tiga SMP, lahirlah sebuah perasaan fitrah itu pun hadir. Setalah menjalani masa pendekatan atau yang lebih akrab disebut “pedekate”, mereka yang sedang di madu kasih ini akhirnya mengikat suatu perjanjian. Singkat cerita, hubungan itu telah terjalin selama empat tahun dan selalu  diperingati setiap tahunnya. Namun setelah perjalanan bersama tersebut menimbulkan suatu kejenuhan bagi kedua pasangan ini, baik laki-laki maupun perempuan. Hal ini wajar terjadi, mengapa? Karna keduanya sudah saling mengenal dan mengetahui kelemahan dan kelebihan masing-masing.

Leave a Reply