• Yang sudah jelas Haram, mengapa dihalalkan?

    Assalammualaykum wr.wb,

    Sahabat A-l-Hurriyyah yang di rahmati Allah SWT…

    Kalian tahu istilah ‘pacaran’ bukan? Ya, istilah ini sudah ramai menjadi perbincangan hangat dikalangan remaja, dewasa bahkan bocah ingusan. Istilah ini mulai marak diperbincangkan sebagai suatu hubungan sepasang kekasih yang sedang di landa ‘Virus Merah Jambu’.

    Dilansir dari beberapa web dan buku, ada beberapa orang yang menyebutkan keuntungan pacaran :

    1. Mendapatkan perhatian lebih dari sang pacar

    2. Sarana berbagi kegundahan dan kesenangan

    3. Penghibur di kala sedih

    4. Teman curhat

    Itulah beberapa keuntungan dari pacaran yang lebih dominan menjadi kesenangan bagi dua sejoli yang dilanda cinta. Lantas bagaimana dengan kerugiannya ya sobat?

    Baiklah, ternyata tidak sedikit dari efek pacaran membuat orang-orang merugi. Adapun kerugian yang ditimbulkan dari pacaran adalah sbb :

    1. Waktu habis terbuang

    Sahabat Al-Hurriyyah, saat dua sejoli sedang dipadu kasih, intensitas rindu dan ingin bertemu itu membutuhkan waktu yang sangaaattt ¬†panjang. Kalian tahu mengapa? Saat seseorang merindukan kekasihnya, waktu yang terbuang tidak hanya dalam hitungan detik atau menit. Pikiran kalian akan disita oleh perasaan rindu dan kangen berat pada sang kekasih. Contohnya nih, ” lagi apa ya dia sekarang? apa dia udah makan? apa dia merindukanku jg? dll”. Itulah segelintir kalimat-kalimat yang akan menyita seluruh pikiran kalian berhari-hari. Bayangan si doi akan selalu mengiringi setiap langkah kalian, dimanapun kalian berada. Karena rindu yang tidak tertahankan tersebut, mulailah keinginan untuk bertemu dirasakan menjadi perlu. Akhirnya dibuatlah kalender atau hari-hari bersama berdua. Kemudian, apakah waktu yang terbuang hanya berakhir sebatas itu saja? Tentu tidak, mengapa? Setelah kalender pertemuan ditetapkan, tentunya sebagai pembuktian cinta terhadap sang kekasih, kalian tentu akan melewatkan segala urusan yang tidak penting dibandingkan bertemu dengan sang kekasih. Setelah bertemu dengan sang pujaan hati, waktu pun akan lebih banyak terbuang. Nyaman saat ngobrol, bisa memandang mata dan seluruh kesempurnaan yang kekasih kalian punya, atau hal-hal yang dilarang agama mungkin telah dilakukan. Bukankah ini suatu kerugian yang sangat besar sahabat? Cobalah sekali-kali kalian akumulasikan, berapa jam dalam satu hari kalian harus memikirkan urusan dengan Allah dibanding dengan urusan dengan ‘Pacar’ kalian?

    2. Rugi Lahir Batin

    Ingat sama kalimat ini gak, ” Jangan sering berduaan nanti yang ketiga adalah setan”. Nah tidak dipungkiri lagi bahwa kalimat itu adalah benar. Coba kalian ingat-ingat, hal pertama kali yang kalian lakukan saat berduaan dengan pacar itu apa? Berpandangan, tersenyum kepadanya, pegangan tangan, dan la la la la lainnya. Iya kan? Sadarkah sahabat bahwa itu adalah bisikan setan. Saat pandangan pertama dengannya, kalian akan merasakan sebuah rasa yang sebelumnya belum pernah kalian rasakan? Kemudian kalian menyebutnya itu adalah rasa ¬†“Cinta”. Waktu terus berjalan, kemudian jadilah kalian sebuah pasangan baru didalam dunia percintaan. Kalian akan menjalani suasana baru dalam biduk percintaan. Menikmati kenikmatan cinta, terbuai, dan akhirnya terlena dan kemudian mulailah timbul rasa ‘Bosan’ terhadap pasangan. Hal yang paling mengerikan dari ending pacaran adalah MBA (Married By Accident). MBA adalah istilah yang diberikan kepada para pasangan yang menikah karena perzinahan. Na’udzubillahhi min dzalik, lantas apakah ini ending dari percintaan yang dinikmati???

    to be continue

     

Leave a Reply