• TIADA LETIH HATI INI BERTAUT PADA-MU YA RABB

    “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS Al-Baqarah [2]: 153)

    Pernahkah hati ini letih dalam menjalani dakwah ini? Mendengar cacian dan terkadang murka orang di sekitar kita? Sungguh dibalik semua itu Allah telah menjanjikan Syurga atas umat-Nya yang bersabar di jalan Allah.

    Saudaraku yang di rahmati Allah…

    Setiap langkah kita adalah ibadah dan dakwah. Tiada terasa setiap langkahmu insyaAllah selalu ditautkan dan digantungkan kepada-Nya. Setiap niatanmu insyaAllah selalu di dasari dengan landasan iman dan kecintaan kepada-Nya dan Rasulullah SAW.

    Maka apakah ketika cercaan dan makian dari orang sekitar lantas menjadikanmu luluh dan mundur dari jalan-Nya ini?

    Na’udzubillah.. semoga tidak demikian akhiy wa ukhti fillah..

    Saudaraku seagama dan seperjuangan..

    Telah Allah katakan dalam surat cinta-Nya, Al-Quran, bahwa Allah tidak akan menguji setiap hamba-Nya melainkan sesuai dengan kemampuan masing-masing kita. Allah lebih mengetahui mana yang hak dan mana yang batil..

    Dalam sebuah perjalanan apapun, jalanan tidak akan semulus sebuah jalan tol. Jalan tol sekalipun masih banyak kerikil, paku, atau pecahan kaca di sana sini. Sama seperti jalan hidup kita ini. Allah telah menuliskan segala sesuatunya dalam kitab Lauhul Mahfudz. Semuanya sudah terencana dan sesuai ukuran . Mau itu pahit atau manis semuanya sudah dikendalikan oleh Allah dan kita sebagai manusia tiada akan kuasa menandingi kehendak-Nya.

    Saat diri ini sedang Dia uji maka mendekatlah kepada-Nya dan jangan pernah lupa diri. Jangan pernah lepas dari pikiranmu untuk mengingat-Nya. Jangan pernah berhenti bibir ini dibahasi dengan kalimat-kalimat pujian dan syukur kepada-Nya. Alhamdulillah masih diuji.., Allah masih menyayangi kita dengan ujian. Ingatlah semakin kuat kita menjalani ujian-Nya maka akan semakin tinggi pula surga yang akan Allah janjikan, aaamiinnn ya Rabb..

    “Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Baqarah : 82).

    Tiada yang lebih indah janji-Nya kecuali janji Allah. Pertemuan dengan-Nya adalah sebuah penantian yang panjang dengan titian jembatan kebaikan yang penuh liku dan jebakan. Siapa yang lulus dalam uji-Nya maka merekalah orang-orang yang beruntung dan kelak akan ia masukkan ke dalam surga-Nya.

    Tiada pula yang lebih indah selain berkumpul dan bertemu dengan orang-orang yang beriman dan mencium tangan Rasulullah SAW. Semua itu adalah janji Allah kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki yaitu orang-orang yang beriman dan tiada henti berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwa.

    Renungkanlah saudaraku…

    Kehidupan dunia hanyalah sementara…

    Dan yang kekal hanyalah kehidupan di akhirat…

    Ketika cacian dan ejekan di dunia menjadikanmu bersedih hati namun kemudian kau sabar menjalaninya, InsyaAllah Allah jadikan kalimat-kalimat buruk itu menjadi musik-musik indah di Surga..

    Ketika langkah-langkah kebaikanmu mulai terbata dan terasa letih, bangunlah! Karna Allah menyaksikan semangat jihad dan pengorbananmu!

    Ketika peluh keringat bercucuran dalam meniti setiap kebaikan di jalan-Nya, yakinlah! Bahwa setiap keringat yang jatuh itu akan dijadikan pahala oleh Allah.

    Umur ini tiada lama sahabat..

    Dan kita tidak tahu seberapa tinggi tumpukan dosa,

    Kita juga tidak tau sudah seberat apa timbangan yang kita punya…

    Tapi janganlah pernah kita tambah tumpukan dosa itu sahabat…

    Berbaliklah dan beratkan timbangan pahala…

    Tiada yang tahu kapan malaikat izrail datang dan merampas nyawa ini. Maka dari itu, janganlah berhenti berjuang sahabat… Perjalanan kita masih panjang. Ingatlah, surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman bukan seorang pejabat yang punya banyak uang atau pun seorang ilmuan yang penemuannya dimana-mana. Surga dihuni oleh orang-orang yang mempunyai beragam tingkatan dan setiap tingkatan itu ditentukan oleh seberapa banyak kebaikan dan amalan yang telah kita lakukan. Dan bumi diciptakan Allah bukan untuk berbuat dzalim dan maksiat tapi bumi ini Allah ciptakan sebagai lading kebaikan untuk mencari pahala-pahala dimanapun kita berada.

    Ketika telinga mendengar dentuman kata menyakitkan

    Ketika hati terkoyak dengan sebuah pedang yang tajam

    Ketika mata berderai tiada henti

    Maka Yakinlah!!!

    Allah sedang membuat kejutan untuk kita

    Sambutlah uluran tangan-Nya

    Peluklah Dia erat-erat dan jangan lepaskan

    Niscaya Dia akan jadikan kita para syuhada

    Yang mencintai-Nya tiada letih

    Dan Ia pun mencitai kita tanpa pamrih

Leave a Reply