• Aksi Damai Gerakan Menutup Aurat Internasional

    “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…’” (An-Nur:31)

    “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).

    Demikian 2 ayat di atas menegaskan bahwa menutup aurat bagi setiap muslim hukumnya WAJIB. Dan bagi setiap muslimah  wajib untuk menutupi seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangan sebagai batasan aurat muslimah. Saudaraku… Menutup aurat bukan perkara menunggu kesiapan diri, tapi itu adalah bukti cinta Allah terhadap makhluk-Nya. Karena diri kita begitu berharga…

    Ditemani oleh rintikkan hujan di daerah dramaga, sejumlah aktivis dakwah kampus dari LDF-LDF yg tergabung dalam FSLDK IPB menggelar kegiatan aksi damai Gerakan Menutup Aurat Internasional dalam rangka memperingati hari Gerakan Menutup Aurat Internasional yg jatuh tiap tanggal 14 Februari. Aksi damai ini dimulai pukul 16.00 WIB di Kampus IPB. Aksi tersebut diikuti oleh sekitar 50 orang yg dibagi ke dalam 3 kelompok untuk ditempatkan ke 3 titik tempat di Kampus IPB yaitu Cyber, Media Center, dan Asrama TPB.

    Diawali dengan pembukaan oleh perwakilan Keputrian LDK Al Hurriyyah IPB sebagai tanda resmi dimulainya aksi tersebut. Lalu dilanjutkan dg long march dari tiap kelompok menuju 3 titik tempat yg dituju. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, tiap kelompok menyerukan tentang kewajiban menutup aurat dan mengajak mahasiswa IPB yg belum menutup aurat untuk menutup auratnya, serta melantunkan yel-yel.

    Setibanya di masing-masing lokasi tiap kelompok juga melakukan pembagian jilbab, stiker, dan souvenir lainnya yg telah disediakan, kepada mahasiswa muslim IPB baik yg belum berjilbab maupun yg telah berjilbab. Ditiap titik lokasi tersedia juga poster kosong untuk para mahasiswa yg ingin mengisi testimoni tentang jilbab, menutup aurat, hijab, dan lainnya. Dan banyak mahasiswa IPB yg mengisi testimoni sehingga poster terisi penuh. Aksi ini mendapat respon cukup baik dari mahasiswa IPB.

    Menjilbabkan hati dulu baru menjilbabkan diri?? Bagaimana bisa menjilbabkan hati  kalau secara fisik saja tidak berjilbab. Itu sama saja seperti seseorang yang mau pintar tapi tidak pernah belajar. Justru jilbab fisik hati dan hati itu saling berhubungan dan mempengaruhi. Seseorang akan dipandu oleh jilbab fisik untuk menjaga hati orang tersebut dari hal-hal yang buruk, jilbab itu akan selalu mengingatkan kamu dalam setiap tindakan.

    Allah mencintai keindahan dan kerapian. Yang rapi itu adalah yang tertutup auratnya. Ibarat sebuah barang antik yang dijual di toko mewah. Barang tersebut pasti tersimpan dalam sebuah etalase dan tak sembarang orang yang dapat menjangkaunya. Hal itu karena harganya yang sangat mahal. Berbeda dengan barang-barang yang mengalami kegagalan dalam proses produksinya. Barang tersebut akan dijual secara cuma-cuma dan setiap orang dapat menjangkaunya.

    Semoga dari momentum hari Gerakan Menutup Aurat Internasional tahun ini banyak saudara-saudara kita yang belum menuutp aurat mendapatkan hidayahNya untuk menutup auratnya dan saudara-saudara kita yang telah menutup aurat dapat istiqomah menutup aurat yang syar’I sesuai syariat Islam, aamiin.

    Keputrian LDK Al-Hurriyyah IPB

Leave a Reply