• Tahun Baru 1434 Hijriyah, Saatnya Berubah dan Peduli!

    Bismillahirrahmanirrahim

                Dengan bangga mempersembahkan , LDK Al Hurriyyah , IPB Islamic Festival 3rd music concert 2012 , Sabtu, 17 November dari gedung Graha Widya Wisuda IPB. Acara ini di selenggarakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1434 H yang jatuh pada hari Kamis, 15 November 2012. Acara ini bertemakan The 3rd Spirit of Live Music Concert, bekerja sama dengan himpunan mahasiswa pasca sarjana dan forum wacana IPB . Ada beberapa rangkaian acara yang diadakan dalam kegiatan ini diantaranya  konser musik islami, muhasabah akhir tahun, dan lain lain.

    Tepat pukul 7.00 pintu registrasi di bagian ikhwan, akhwat, dan tamu undangan di buka. Terlihat banyak sekali antrian peserta. Para peserta datang dengan antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Acara di buka dengan narator memandu acara. Lantunan musik-musik islami yang menyejukan hati terdengar dari dalam GWW. Gelora semangat yang membara terlihat dari lantunan takbir yang berkumandang dari para peserta. Pada awalnya di tampilkan video tentang LDK Al Hurriyyah IPB. Selanjutnya penampilan kedua dari Tim Hadroh KMNU IPB. Lalu di lanjutkan dengan UKM MAX dengan membawakan lagu Ungu, Surgamu. Pukul 8.20 penampilan tim perkussi dari departemen Biologi IPB membawakan lagu obat hati dan jagalah hati.

    Sambutan dari ketua LDK Al Hurriyyah , Institut Pertanian Bogor mengingatkan kita tentang bagaimana perjuangan Rasulullah dalam mengemban dakwah agama Islam. Tahun baru Islam ini sebaiknya dijadikan momentum kita untuk berhijrah dari hal hal keburukan ke kebaikan. Sambutan selanjutnya di berikan oleh Direktur Kemahasiswaan IPB , Pa Rimbawan. Beliau mengatakan bahwa kampus IPB bagaikan kota santri yang sudah sangat agamis lingkungan kampusnya.  Beliau sangat mengapresiasi acara ini, karena dapat membuktikan Islam pun mencintai dan mengapresiasi seni, jika dikemas dalam kemasan yang baik tentunya dapat menarik massa.

    Menginjak ke acara selanjutnya adalah pembacaan puisi kepahlawanan oleh Ketua LDK Al Hurriyyah , Khairil Azhar dan Presiden Mahasiswa 2012, Muhammad Sigit Susanto.  Pembacaan puisi membuat suasana GWW begitu membangkitkan semangat. Di akhir puisi dikatakan bahwa “perubahan yang terbaik adalah di mulai dari sekarang”. Terdengar kembali suasana musik islami dari PSM Agria Swara IPB . Agria swara menyanyikan lagu Alhamdulillah dari Opik.

    Kemudian Pak Hasyim memberikan motivasi tentang akhlaqul karimah. Perjuangan itu memang perlu pengorbanan. Patutlah kita teladani , sosok Rasulullah SAW yang kehadirannya menerangi orang orang di sekitarnya dan para umat beliau. Mahasiswa dan mahasiswi adalah agen penggerak perubahan seperti kaum muhajirin dan anshar yang selalu membela agama Allah .

    Selanjutnya, muhasabah dan doa oleh ustad Muhammad Kasfi Heer. Kedatangan beliau di sambut dengan takbir di GWW.  Semakin banyak hari yang kita lewati, semakin juga kematian mendekati kita. Mudah-mudahan tahun 1434 H menjadi awalan tahun kita untuk berhijrah lebih baik kepada Allah. Ratusan Jendral yang ahli menembak tetap saja ia akan mengalami kematian atas izin Allah apalagi dengan kita. Kita mudah menangis ketika menonton sinetron atau film India tapi ketika ada ayat-ayat Allah dibacakan atau hadits nabi yang yang dilantunkan tidak sedikitpun hati kita terenyuh dan menangis. Betapa banyak pemuda-pemuda kita yang mati dalam keadaan maksiat, naudzubillahi min dzalik!

    Acara puncak yang ditunggu-tunggu performance dari Hadad Alwi bersama Anti dan Vita. Dibuka dengan basmallah dan do’a yang begitu semangat dan antusias. Beliau membuka dengan tausyah dan perkenalan yang begitu ramah dan bersahabat. Mengawali dengan sebuah tausiyah yang berisikan dengan kita cinta kepada Rasulullah, kita cinta juga dengan Allah. Beliau mengajak semua peserta untuk bersholawat kepada Allah. Bongkar hati kita tuk tidak malu-malu berekspresi cinta kita kepada Allah. Beliau mengajak para peserta terutama anak-anak yatim piatu untuk bersholawat bersama.

    Irama musik menambah semangat untuk terus mencintai Allah dan Rasulnya. Anti , Vita dan Hadad Alwi menyanyikan lagu yang isinya tentang kekuatan cinta kepada Rasulullah. Muhammad nabiku, muhammad pemimpinku. Ribuan para peserta yang berada di gedung graha widya wisuda pun terlarut mengikuti alunan musik merindu Allah dan Rasulullah. Ratusan anak yatim dan ribuan peserta IPB Islamic Festival terus semangat sholawat kepada rasul. Semoga semangat ini tidak berakhir begitu saja setelah acara IIF ini berakhir , tetapi terus sampai akhir nanti. Tepuk tangan riuh menandakan para peserta antusias dengan Hadad Alwi dan lagu rindu Rasul. Hadad Alwi memberika taujihnya. Puncak lagu adalah Muhammad ku yang di nyanyikan oleh Hadad Alwi bersama Anti dan Vita . tepuk tangan meriah ikut mengiringi lagu ini. Peserta juga ikut berdiri dan menyanyikan lagu tersebut. Suasana cinta rasul terihat ketika lagu tersebut di dendangkan.

    Selanjutnya , Hadad Alwi mengajak kita untuk bermuhasabah. “Bayangkan wajah Rasulullah yang rindu kepada mu bahkan ketika kau belum lahir. Jikalau sekarang air matamu jatuh, berarti Allah telah melembutkan hatimu. Ya Rasulullah, sejak kecil kami memanggil dan menyebut namamu. Tunggu kami di surga wahai Rasulullah. Bayangkan jika didepan kita ada Rasulullah dan hanya berdua saja dengan Rasul. Tak pantas sepatutya kita manusia yang banyak dosa bertemu dengan Rasulullah. Ya Allah ampuni dosa kami, dosa kedua orang tua kami. Berikanlah surga Mu untuk mereka, kumpulkan mereka nanti bersama Rasulullah. Bahagiakan hidup kami di dunia dan di akhirat. Akhiri umur kami dengan khusnul khatimah. Ya Allah ampuni kami. Saudaraku semoga Allah senantiasa menjaga hati2 kita untuk tetap dalam ke istiqamahan islan dan semoga kita bertemu di jannah-Nya kelak”.

    Acara IPB Islamic Festival ditutup dengan munashoroh Palestina oleh narator.  Dari munasharah kali ini, alhamdulillah terkumpul dana kurang lebih Rp 5,6 juta. Selain itu juga terdapat beberapa doorprize yg di letakkan di bawah bangku peserta.

Leave a Reply