• Puasa “Bukan Ibadah Biasa”

    Bismillahirrahmanirrahim…

    “INSPIRING PEOPLE….”

    Allahu akbar!!

    Ramadhan, tanpa terasa telah memasuki hari ketujuh. Bagaimana dengan amal ibadah kita selama ramdhan ini?? Apakah ada peningkatan dari ramadhan sebelumnya?? Karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa orang yang beruntung adalah yang pada hari ini lebih baik dari sebelumnya.

    Ikhwahfillah, sebagaimana yang tercantum dalam Alqur’an Surat Adz-Dzariyat ayat 17-18, yang artinya:

    “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan pada akhir malam mereka mohon ampun (kepada Allah)”

    Seperti itulah yang seharusnya dilakukan umat muslim di setap harinya. Namun di malam-malam ramdhan jauh terasa istimewa. Hal ini dikarenakan, di setiap malam ramadhan ada ibadah sunnah yang hanya terdapat di bulan nan suci ini, yakni shalat tarawih. Dan hendaknya dalam melakukan shalat tarawih ini (dan shalat-shalat lainnya) kita dapat khusyuk. Karena hakikatnya disaat kita shalat, kita sedang bermunajat kepada Allah SWT. Innashsholaati wanusuki wamahyaaya wamamaati.. lillahi rabbil ‘alamin…

    Selain itu yang menjadikan malam-malam di bulan ramadhan ini terasa¬† istimewa adalah karena turunnya Al Qur’an juga di malam bulan ramadhan. Dimana Al Qur’an itu, susunannya sistematis sebagaimana ajaran yang Allah sampaikan kepada Rasulullah SAW melalui perantara malaikat Jibril.

    Ibadah lainnya yang luar biasa adalah sahur. Namun, ketika sahur hendaknya kita tidak terlalu banyak makan dan minum, dan mengakhirkannya (menjelang imsyak). Karena disanalah terletak keutamaan sahur itu sendiri. Sambil menunggu santap sahur, hendaknya kita memperbanyak istighfar, memohon ampunan atas segala yang telah kita perbuat.

    Dan tak ada yang dapat menandingi kebahagiaan orang yang berpuasa, manakala tiba waktunya berbuka puasa. Disana umat muslim menemukan dua kebahagiaan, yang salah satunya adalah kenikmatan syukur, karena Allah masih memberikan mereka kesempatan untuk bertemu dengan makanan dan minuman. Karena itu, umat muslim disarankan untuk menyegerakan berbuka puasa, apabila telah tiba waktunya.

    Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa padanan makan sahur adalah istighfar dan padanan berbuka puasa adalah syukur yang tiada tara bagi Sang Khaliq.

    Jangan lupa juga untuk memperbanyak infaq/shadaqah selama ramadhan ini. Berharap kelak kitalah yang akan menjadi pemenang dan yang mendapat nikmat Lailatul Qadr di tahun ini..

    Terus tingkatkan amal ibadah kita dengan tetap meluruskan niat. Semoga kita tergolong umat Rasulullah yang akan mendapat syafaatnya di akhirat nanti.

    Wallahu a’lam bishshowab,,

    (tausiyah Ust. Ahmad menjelang tarawih malam ke-7 di mesjid Al Hurriyyah, -dengan sedikit perubahan-)

Leave a Reply